Makalah po (Struktur Organisasi Bank Syariah Muamalah)


Download Makalahnya: Download
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita, khususnya kepada kami selaku penulis makalah ini sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Shalawat serta salam tak lupa kami sanjungkan kepada Allah SWT,
semoga disampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita kepada zaman yang penuh dengan cahaya ilmu.
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah "Perilaku Organisasi'. Tak lupa, dalam kesempatan yang baik ini kami mengucapkan terima kasih kepada :
  1. Yang telah membimbing kami dalam mata kuliah ini.
  2. Teman-teman yang telah memberi dukungan sehingga makalah ini tersusun.
  3. Dan semua pihak yang telah membantu.
    Tidak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan penulisan makalah ini. Penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam penulisan makalah ini terdapat banyak kesalahan. Saran dan kritik yang membangun baik dari dosen maupun teman-teman sangat kami harapkan demi penyempurnaan makalah ini.
    Akhirnya kami mengucapkan semoga makalah ini bermanfaat bagi teman-teman dan pembaca pada umumnya, amin.

BAB I
PENDAHULUAN

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.
Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur
Dalam menciptakan suatu perusahaan yang handal dan dapat mencapai visi-misi yang ada maka perlu di buat suatu struktur organisasi, peranan struktur organisasi dan batasan-batasan yang ada sehingga dapat menghindari terjadinya konflik dan persaingan tidak sehat yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan bahkan bisa membuat perusahaan itu hancur/rugi.
Dalam makala ini kami membuat sebuah struktur organisasi sebuah Bank Syariah Munawarah dimana terdapat tugas, wewenang, dan batasan yang mana untuk membuat sebuah struktur yang ada menjadi optimal, dan tercapai sebuah kerjasama yang baik dan kuat. Selain itu untuk menghindari dan menyelasaikan konflik di perlukan adanya manajemen konflik yang baik.
BAB II
ISI

Profil Bank Syariah Munawarah
    Bank Syariah Munawarah adalah bank yang menggunakan sistim Syariah Islam dalam menjalankan transaksinya, dan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik pada investor dan konsumennya sehigga dapat saling menguntungkan tanpa adanya pihak yang dirugikan. Sebagai Bank yang berorientasi syariah ALQOLAM mempunyai tanggung jawab yang besar dalam pengembangan dan pengelolaan dana yang ada sehingga dapat memajukan perekonomian rakyat.
    Bank Syariah Munawarah didirikan dalam rangka memenuhi kebutuhan dana masyarakat akan pinjaman, leasing, dan jual beli yang berbentuk kredit yang terjangkau dan sesuai dengan ajaran islam, sehingga masyarakat dapat mengembangkan usahanya tanpa harus meminjam pada rentenir yang memberikan pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi.
Visi :
  • Menjadi penyedia jasa keuangan terkemuka di Indonesia dengan system Syariah.
Misi
  • Menjadi mitra pilihan melalui kesempurnaan pelayanan dan pemberian solusi yang optimal
  • Turut serta mendorong pengembangan profesionalisme dan kepribadian
  • Aktif berpartisipasi dalam upaya mewujudkan kontribusi yang bermanfaat
  • Memberikan hasil investasi terbaik bagi pemegang saham.
  • Menjadi panutan dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan dan asas ketaatan yang baik sesuai dengan syariah.


Struktur Organisasi
Stuktur Organisasi pada dasarnya merupakan desain organisasi dimana manajer melakukan alokasi sumber daya organisasi, terutama yang terkait dengan pembagian kerja dan sumber daya yang dimiliki organisasi, serta bagaimana keseluruhan kerja tersebut dapat dikordinasikan dan dikomunikasikan.
Pada Bank Syariah Munawarah terdapat satu direktu dan membawahi manajer-manajer sesuai struktur dalam bagan.

Peran Struktur Organisasi
Dua fungsi utama yang membentuk struktur organisasi ialah;
  1. Diferensiasi
.Dengan diferensiasi diatur pengalokasian SDM dan sumberdaya lainnya ke berbagai tugas (tasks) perusahaan (fungsi/divisi).
• Diferensiasi vertikal berkaitan dengan pendistribusian wewenang dalam pengambilan keputusan (dicision-making authority) misalnya: Dir., KaBag., Supervisor dst.
• Diferensiasi horisontal adalah bagaimana SDM dan tugas-tugas dikelompokkan ke dalam fungsi atau divisi, misalnya Bag Keu, SDM, Prod , R&D dst
  1. Integrasi
Integrasi adalah aspek pengaturan yang bersifat koordinatif misalnya pengaturan SDM dalam pelaksanaan tugas-tugas pada berbagai fungsi/divisi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa diferensiasi berkaitan dengan pembagian tugas ke dalam bagian-bagian (fungsi dan divisi), sedangkan integrasi berkaitan dengan pengkoordinasian bagian-bagian tersebut.
Pembagian Kerja
Pembagian Kerja adalah Upaya untuk menyederhanakan dari keseluruhan kegiatan dan pekerjaan (yang telah disusun dalam proses perencanaan) --yang mungkin saja bersifat kompleks menjadi lebih sederhana dan spesifik dimana setiap orang akan ditempatkan dan ditugaskan untuk setiap kegiatan yang sederhana dan spesifik tersebut
Pembagian kerja pada bank Syariah ALQOLAM adala sebagai berikut :
  1. Direktur
Bertugas sebagai pengawas dan memberikan pengarahan terhadap manajer-manajer di bawahnya, sehingga kinerja di bawahnya dapat terkontrol dengan baik dan menghindari mesalah yang timbul antara bagian menajer yang ada, direktur juga mempunyai wewenang untuk menegur manajer yang kinerjanya tidak baik dan memberikan arahan.
Direktur juga mempunyai kewajiban untuk menyelesaikan konflik antar manajer yang terjadi dan mencari solusi penyalesaiannya.
  1. Manajer Keuangan
    Berfungsi Manajer Keuangan adalah membuat dan mengawasi laporan keuangan. Manajer Keuangan juga mempunyai kontrol terhadap arus kas bank dari setiap manajer dan membuat laporannya, sehingga dapat meminimalisir terjadinya pengeluaran yang tidak perlu.
  1. Manajer Pemasaran
    Manajer pemasaran mempunyai peran yang paling penting dalam Bank Syariah ini, dimana pungsinya sebagai media antara Bank dan para investore dan stake holder, sehingga Bank dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi semua. Selain itu Manajer Pemasaran berperan sebagai pemasar dan melakukan riset terhadap para konsumen sehingga dana yang keluar tidak sia-sia dan dapat di kelola oleh orang yang tepat.
  1. Manajer Riset dan Pengembangan.
Bertugas dalam pengembangan dan riset terhadap produk dan perkembangan bank syariah yang ada sehingga bank syariah munawarah dapat mengikuti perkembangan yang ada. Dan dapat bersaing dengan perbangkan yang lain.
  1. Manajer Pengawasan
Mempunyai peran sebagai pengawas terhadap kinerja dan produk yang ada agar tidak terjadi kesalahan, sehingga pelayanan yang diberikan sesuai sariat islam.
  1. Manajemen SDM
Bertugas memberikan pelatihan dan motifasi terhadap karyawan dalam menjalankan tugasnya, sehingga para karyawan dapat berkembang dan mengikuti kemajuan tentang perbangkan. Selain itu manajer SDM juga mempunyai tugas dalam perekrutan dan pemberhentian karyawan.
Relasi Antar Bagian Dalam Organisasi (Hierarchy)
Pada bank syariah ALQALAM relasi antara bagian berbentuk hirarki dimana atasan mempunyai wewenang dalam memberikan tugas dan memberikan arahan, control, dan larangan terhadap bawahannya. Dan karyawan mempunyai tugas untuk mengerjakan tugasnya dengan baik dibawah arahan dan pengawasan dari manajer sesuai bagiannya.
Setiap manajer mempunyai wewenang sesuai tugas dan fungsinya. Walaupnn begitu setiap divisi mempunyai keterkaitan antar divisi yang mana setiap manajer harus siap dan mampu bekerja sama dengan manajer lainya.
Manajemen Konflik dalam Organisasi
Didalam hubungan komunikasi di suatu lingkungan kerja atau perusahaan konflik antar individu akan sering terjadi. Konflik yang sering terjadi biasanya adalah karena masalah kominikasi yang kurang baik. Sehingga cara mengatasi konflik dalam perusahaan harus benar-benar dipahami direktur dan manajer dari perusahaan, untuk meminimalisir dampak yang timbul.
Permasalahan atau konflik yang terjadi antara karyawan atau karyawan dengan atasan yang terjadi karena masalah komunikasi harus di antisipasi dengan baik dan dengan system yang terstruktur. Karena jika masalah komunikasi antara atasan dan bawahan terjadi bias-bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sehingga untuk mensiasati masalah ini bisa dilakukan dengan berbagai cara diantaranya:
  1. Membentuk suatu system informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi. Misalnya, dengan membuat papan pengumungan atau pengumuman melalui loudspeaker.
  2. Buat komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan menjadi lancer dan harmonis, misalnya dengan membuat rapat rutin, karena dengan komunikasi yang dua arah dan intens akan mengurangi masalah di lapangan
  3. Beri pelatihan dalam hal komunikasi kepada atasan dan karyawan, pelatihan akan memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam organisasi dan meminimalkan masalah dalam hal komunikasi
Biasanya masalah timbul karena lingkungan yang kurang kondusif di suatu perusahaan. Misalnya, kondisi cahaya yang kurang, atau sirkulasi yang kurang baik, dan temperature ruangan yang tinggi sangat mungkin untuk meningkatkan emosi seseorang, jadi kondisi dari lingkungan juga harus di perhatikan
Konflik dalam perusahaan juga sering terjadi antar karyawan, hal ini biasanya terjadi karena masalah diluar perusahaan, misalnya tersinggung karena ejekan, masalah ide yang dicuri, dan senioritas. Perusahaan yang baik harus bisa menghilangkan masalah senioritas dalam perusahaan. Hal ini dapat meminimalisir masalah yang akan timbul, kerena dengan suasanya yang harmonis dan akrab maka masalah akan sulit untuk muncul.


BAB III
PENUTUP
Demikianlah pembahasan makalah Perilaku Organisai tentang "Struktur Organisasi Pada Bank syariah munawarah" ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan keilmuan dalam Perilaku Organisasi pada umumnya.
Penulis mengucapan mohon maaf yang sebesr-besarnya apabila ada kesalahan dalam kata maupun teori yang disampaikan dalam makalah ini kiranya makalah ini masih perlu perbaikan dan masukan dari pembaca sekalian.
    Masukan dan saran senantiasa kami harapkan. Dan apabila mendapati kebaikan dalam makalah ini, semua itu tidak lain hanyalah berasal dari Allah swt. dengan segala kesempurnaan-Nya. Tak lupa kami sampaikan banyak terima kasih atas segala perhatian dan dukungannya.


DAFTAR PUSTAKA
Handoko, T. Hani. Manajemen, Edisi Kedua. BPFE: Yogyakarta. 2000.
Wexley, Kenneth. M. And Gary A. Yuki. Perilaku Organisasi dan Psikologi Personalia. Rineka Cipta: Jakarta 2005.
Winardi. J., Motivasi dan Pemotivasian dalam Manajemen. Rajawali Pers: Jakarta. 2002.
_________ Teori organisasi dan Pengorganisasian, Rajawali Pers: Jakarta 2003.



    

1 komentar: