Goreng Saham

Goreng saham menurut saya adalah hal yang penting untuk dipelajari bukan untuk bisa menggoreng saham karna itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang mempunyai modal yang besar bahkan harus melibatkan banyak pihak untuk melakukan penggorengan saham. Goreng saham tidak diajarkan dalam mata kuliah manajemen keuangan saya sendiri tidak tau kenapa, padahal hal itu perlu kita ketahui karna biarpun ditutupi goreng saham sering terjadi di pasar modal.
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan goreng saham.? banyak orang yang tidak tau istilah ini bahkan orang yang mempelajari manajemen keuangan atau bahkan orang yang melakukan investasi di pasar modal juga ada yang tidak tau dengan apa itu menggoreng saham. Hal ini wajar karna menggoreng saham adalah hal yang ditutupi padahal "katanya"   investor besar atau perusahaan-perusahaan besar yang juga sebagian besar pemiliknya para tokoh politik negara ini sering melakukan goreng saham. Karna goreng saham adalah salah satu cara yang tidak manusiawi yang dilakukan untuk meraup keuntungan selain korupsi, dan sama-sama susah untuk dibuktikan.
Goreng saham pada umumnya dilakukan dengan ''mengeringkan'' persediaan saham dan membuat isu yang tidak benar yang dimaksudkan menaikan harga saham tersebut, ketika harga sudah diatas maka mereka menjual saham yang mereka punya kepasar. Setelah saham mereka sudah terjual dengan harga yang tinggi maka mereka meninggalkan saham tersebut dan  para investor yang tidak tau dan membeli saham tersebut dengan mahal akan mengalami kerugian karna harga saham tersebut akan mengalami penurunan harga hal ini karna disebabkan oleh permintaan yang menjadi norman kembali dan harga juga akan kembali pada harga normal seperti sebelum digoreng (ga pake minyak ya hehehehehe).
Selain itu goreng saham juga melibatkan orang dalam hal ini untuk membuat berita/isu yang tidak sesuai dengan keadaan hal ini agar investor mendapatkan informasi yang tidak benar dimana investor dalam menanamkan investasinya melihat kinerja perusahaan penerbit saham.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar