Keuntungan Hanya Untuk Para Pemberi Modal Bukan Penerima Modal

Mendengar para ahliekonomi negara ini berbicara mereka mengatakan untuk lebih maju maka kita harus menarik investor asing untuk menanamkan modalnya dinegara ini, bahkan sampai presidenkita meminta pada investor asing mau menenamkan modalnya. Sebenernya mungkin secara statistik hal itu ada benernya juga, tapi ada baiknya kita melihat fakta bukan hanya sekedar analisa dan prediksi yang kita lihat.

Seandainya investasi asing bisa membuat negara ini lebih maju seharusnya negar ini sudah menjadi negara maju dimana banyak perusahaan asing yang menguasai sumber daya alam negara ini. Lihatlah freeport yang sudah puluhan tahun menguras isi perut tanah papua perusahaan yang sangat besar tiap tahun triliunan dollar untung yang merka dapat, tapi apa yang didapat oleh rakyat dan negar Indonesia, mereka tidak memberi apa-apa mereka hanya membuat kerusakan dimana-mana dan akan meninggalkannya apabila sumberdaya yang ada sudah habis.

Itu baru dari satu perusahaan asing masih banyak ratusan perusahaan asing yang berada di Negeri ini dan rata-rata mereka menguasai sumber daya alam yang sangat menguntungkan bagi mereka, mereka hanya mencari keuntungan bukan memajukan negara ini.

Para petinggi negara ini sendiri sangat ektif mengajak para investor asing mereka memberikan kemudahan, kenyamanan, jaminan bahkan kemanan walaupun itu menyakiti rakyatnya sendiri. Saya tidak tahu apakah itu untuk kepentingan Negar ini atau hanya kepentingan perut mereka yang tamak dengan kekayaan.

Mungkin pendapat saya salah karena saya hanya rakyat biasa yang melihat kenyataan bukan analisa dimana tidak ada negara negara maju yang mengandalkn modal asing untuk kemajuan perekonomian mereka dan tidak ada negara berkembang dan miskin menjadi negara maju hasil dari hasil investasi asing pada negara mereka, padahal teori investasi asing ini sudah dilaksanakan oleh negara ini semenjak orde lama berkuasa 65 tahun yang lalu dan belum menghasilkan dampak sama sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar