Ngga Ada Ide Untuk Menulis

Dah dua hari ini gak nulis, pengen nulis gak ada yang keluar dari pikiran ini. Pasti yang muncul masalah tahun baru, mau kemana, sama siapa, dan sebagainya. Eh pas karang yang malem tahun barunya tiba-tiba perut mules, meriang akhirnya rencana taun baruan pun kayaknya bakalan di deket kosan aja. Padahal banyak yang ngajakin jalan ketempat yang jadi paporit buat ngabisin tahun baruan.

Walaupun tidak bisa bersenang-senang setidaknya ada kegiatan yang bisa bermanfaat entah itu belajar dan sebagainya, ahirnya diputuskan untuk menulis di blog, lumayan lah daripada berbaring gak jelas sambil uring-uringan mendingan uring-uringannya sambil nulis bisa menghilangkan sedikit sakit dan jenuh.

Tapi tetap aja ide buat nulis blom ada jadinya  nulis yang gak jelas kayak gini, sedikit curhat heheheh, tapi lumayanlah daripada ngga sama sekali. Tahun baru mungkin tidak ada salahnya untuk dinikmati dan di buat semerih mungkin, tujuannya mungkin membuat kesan yang beda dan tak terlupakan walaupun mungkin akan ada lagi tahun baru yang akan datang, dan itu berulang-ulang dilakukan. Setidaknya itulah cara kita menikmati hidup.

Walaupun begitu harus ada renungan bagi kita ditahun baru ini, setidaknya apa saja yang terjadi pada kehidupan kita dan sekitar, apa yang kurang dan apa yang masih perlu kita tingkatkan pada tahun mendatang. Sebuah renungan supaya kita bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Tahun baru adalah akhir dan awal dari sebuah tahun, akhir dari tahun yang sudah kita lewatkan dan awal dari tahun yang akan kita lewati, Tahun baru hanya sebuah simbol untuk menandai pergantian, baik dan buruk tergantung bagaimana kita menyikapinya, tidak ada yang salah ketika orang-orang memeriahkannya dengan pesta dan hiburan, dan juga sebaliknya. Yang jelas kita harus bisa lebih baik pada tahun yang akan datang, dan mengenang apa yang sudah terjadi pada tahun yang lalu dan menjadikannya pengalaman dan pelajaran bagi yang akan datang.

Walaupun terkesan berlebihan dan menyia-nyiakan sesuatu seperti energi dan uang untuk merayakannya, sebuah perayaan tetaplah sebuah hal yang kembali lagi kepada kepuasan dan persepsi individu, yang jelas hal itu tidak bisa kita hindari niklmatilah jika bisa menikmatinya dan tinggalkan jika merasa itu hanya sia-sia, sekarang jamannya individulis, tidak suka jangan melarang suka jangan memaksa. Lakukan sesai dengan apa yang menurut anda benar, tetap cari informasi dan wawasan sehingga apa yang kita anggap benar dan tidak benar menjadi sesuatu yang hanya sekedar pemikiran yang tidak memiliki landasan atau hanya sekedar ikut-ikutan saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar