Pemilu Yes Partai Politik No

Bukan berarti kita tidak butuh partai politik tetapi melihat kebobrokan paratai politik saat ini menurut saya ada baiknya kita tidak memilih partai yang memiliki acara atau kegiatan yang besar-besaran dimana tentu saja bisa dipastikan dana yang dipakai bukan punya siapa-siap tetapi uang rakyat yang mereka gunakan untuk kepentingan mereka. Partai politik sejatinya adalah wadah untuk aspirasi rakyat dan menjadi badan yang membawa negara ini ke arah lebih baik, tetapi pada prakteknya bukan-nya mengelola pemerintahan dengan mementingkan rakyat, justru partai politik menjadi ajang penghancuran negara, bayangkan mereka bersama-sama menggerus uang rakyat bersatu menguras uang yang seharusnya bisa digunakan untuk keperluan lain yang lebih penting.

Partai politik sangat dibutuhkan, dimana mengawal sebuah demokrasi tidak bisa dilakukan oleh setiap Individu dibutuhkan wadah yang mengakumulasi kekuatan individu menjadi lebih besar, dan itu bisa dilakukan oleh partai politik dimana kewajiban ini bukan hanya bagi kader mereka tetapi mereka juga harus mempu mengawasi semua yang duduk dipemerintahan, tetapi kenyataannya partai politik saat ini hanya menjadi wadah untuk memperkuat kelompok dan menggerogoti keuangan negara tanpa ada kontribusi positif untuk kemajuan negara.

Seharusnya partai politik menjadi filter untuk orang-orang yang akan mempimpin rakyat, memfilter calon perwakilan rakyat yang jujur adil dan beradab seperti yang tertuang dalam pancasila, tetapi justru yang terjadi adalah sebaliknya. Untuk menjadi wakil rakyat seseorang harus mengeluarkan modal bahkn lebih besar dari gaji sebagai wakil rakyat itu sendiri, tentu saja itu sarat yang di keluarkan oleh sebagian besar partai di negeri ini. Jadi pada intinya jangan ingin jadi wakil rakyat yang jujur dimana modal menjadi wakil rakyat jauh lebih besar dari hak yang akan anda dapatkan sebagai wakil rakyat.

Tentu saja ini menjadi tugas kita semua dimana sistem partai di negeri ini sudah tidak bisa dianggap sebagai sistem demokrasi, dimana setiap kader dari partai sudah pasti tidak bisa fokus memikirkan kepentingan rakyat, mereka sibuk untuk perut mereka dan pendukung mereka diparati mereka, sedangkan rakyat harus siap menjadi penonton dan tidak tau harus memilih siapa, dimana semua calon adalah orang-orang yang sudah di saring oleh partai politik yang akan dijadikan mesin uang bagi partai tersebut.

Sungguh disayangkan disaat kita membutuhkan kekuatan untuk bangkit dari invasi ekonomi negara lain yang mulai gencar menancapkan kekuatan ekonomi mereka di negeri ini, kita justru masih sibuk berbenah diri dari orang-orang terkutuk yang masih asik menghancurkan kita dari dalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar