Memahami Kehidupan

Untuk memahami hidup kadang dibutuhkan waktu seumru hidup, bahagialah orang yang memhami hidup walau itu didapat ketika ruh sudah dekat dengan tenggorokan. Tidak ada yang tahu apakah arti sebuah kehidupan sudah didapat atau tidak, manusia hanya berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam segala hal. Dan berusaha dengan jalan yang salah hanya akan menjadi kesia-siaan.

Hidup memang sederhana, cuma kadang kita tidak bisa menemukan kesederhanaan itu kita justru mencari sesuatu yang tidak mampu dicapai. Boleh saja mencari itu tetapi ketika tidak tercapai maka semua harus kembali bahwa kita hidup sekali dan kita harus bisa menyederhanakan itu. Apa yang kita dapat maka itulah kebahagiaan, yang tidak kita dapat maka biarkan saja.

Hidup itu seperti api membakar apa yang bisa terbakar dan ketika semakin besar kadang kita tidak bisa memadamkannya, kita hanya bisa menunggu samapai semuanya habis dan kita baru sadar kalau semuanya sudah terbakar. Buatlah api yang besar tapi jangan lupa harus dalam batas yang bisa dipadamkan, jangan sampai api itu juga nenbakar diri.

Besar kecil dalam hidup hanya masalah ukuran, setidaknya kita sendiri yang merasakan apa yang kita dapat. Kita harus bisa menjadikan kehidupan yang kita dapat menjadi kehidupan yang menyenangkan setidaknya untuk diri sendiri dan keluarga, merasa kurang itu manusiawi mencari yang lebih hanya cara tetapi jangan sampai itu membuat kita lupa kita hidup dimana.

Arti hidup tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, setiap orang memilki pengertian masing-masing tetapi pada intinya adalah menuju kebaikan, menuju kebahagian dan menuju kesempurnaan dalam artian sebagai manusia. Aapa yang kita punya itulah kehidupan, maka nikmatilah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar