Kontroversi Posisi Backlink Pada SEO

SEO memang gak ada habisnya, terus berkembang sejalan dengan perkembangan dunia IT itu sendiri, banyak hal-hal baru yang muncul dan juga yang hilang, tetapi banyak juga yang bertahan dan tetap menjadi bagian penting dalam SEO seperti backlink.

Bisa dibilang backlink menjadi salah satu topik yang hangat diperbincangkan dalam dunia SEO, khususnya posisi backlink dalam mendongkrak posisi sebuah artikel atau halaman utama pada mesin pencari (SERP). Disatu sisi backlink memperlihatkan bahwa blog atau halaman memiliki popularitas tinggi dan banyak direkomendasikan oleh situs lain. Tetapi disisi lain backlink adalah lahan spam dalam mendongkrak popularitas sehingga banyak halaman / situs yang berkualitas rendah tetapi memiliki banyak backlink, robot mesin pencari sendiri sulit untuk membedakan antara backlink berkulitas dan backlink spam.

Fungsi utama backlink sendiri adalah untuk mengarahkan pengunjung situs pada situs lain, fungsi ini membuat backlink tetap penting bagaimanapun pengaruhnya terhadap SERP. Tetapi kita harus memahami backlink bagaimana yang bisa mendatangkan pengunjung sehingga kita dapat secara optimal dalam menyebar backlink.

Dalam menentukan SERP sendiri backlink tidak terlalu berpengaruh seperti dulu, dimana saat ini kualitas konten dan perilaku pengunjung dalam menjelajahi situs menjadi sangat jauh lebih penting. Bahkan banyak yang berpendapat bahwa backlink sudah tidak berpengaruh untuk SERP. Penyebab dari rendahnya pengaruh atau tidak berpengaruh diakibatkan banyaknya spam yang dilakukan untuk memperbanyak backlink, yang hanya untuk mendongkrak SERP.

Tetapi apapun itu, berpengaruh atau tidaknya backlink terhadap SERP, backlink akan tetap menjadi topik yang perlu dipahami dan dipelajari dalam SEO mengingat backlink adalah salah satu bagian dalam dunia blogging, dan salah satu cara untuk mendatangkan banyak pengunjung.

3 komentar:

  1. jadi gitu ya, aku kira backlink adalah penentu utama dalam seo ternyata nggak begitu
    terima kasih buat penjelasannya mas bro :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak tau jga bang ramzi, saya kira bang ramzi lebih tahu dari saya cuma merendah aja, iya kan hehehehehe

      Hapus