Terorisme Makin Dibantai Makin Subur

Kira-kira berapa ya biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk masalah terorisme..??, yang pasti bukan angka yang sedikit melihat galiat densus, kepolisian sapai BNPT saat ini. Masalahnya apakah biayaa besar ini mampu meredam tindak terorisme itu sendiri atau justru membuat tindakan terorisme itu sendiri semakin berkembang, ini bisa kita lihat dari terorisme saat ini dimana jaringan terorisme semakin berkembang dan meluas.

Terorisme sendiri menjadi semakin bringas dan besar setelah adanya upaya pembumi hangusan terorisme secara meembabi buta seperti saat ini, pembantaian terorisme hanya akan menorehkan luka bagi golongan mereka. Ketika seseorang dicap teroris maka upaya mereka adalah menyebarkan pemahaman mereka dan berjuang menurut apa yang mereka yakini karena peluang keluar dari jalur terorime itu sendiri sangat kecil bahkan mungkin sudah tertutup.

Penutupan pintu bagi orang yang dicap terorisme untuk kembali menjadi masalah sendiri, keadaan seperti ini hanya akan membuat mereka semakin kuat apalagi masalah terorime menyangkut banyak masalah mulai dari ideolagi, ras nasionalisme dan sebagainya.

Pencegahan dan menghilangkan terorisme dengan cara kasar diperlukan tetapi seharusnya ada cara lain yang bisa diambil oleh pelaku sehingga mereka tidak terjebak dalam dunia mereka sendiri, tanpa itu semua yang dilakukan untuk mencegah terorisme hanya akan mempersubur terorisme itu sendiri. Sehingga diperlukan upaya untuk merangkul pelaku untuk meninggalkan gerilya dan mau membuka diri.

Menurut saya membabi buta membasmi terorisme hanya akan membangkitkan amarah mereka, penutupan akses untuk membuka diri bagi pelaku hanya akan menambah masalah dan penguatkan mereka seperti saat ini.

Islam dan Terorisme
Terorisme itu sendiri di identikan dengan Islam, walau pemerintah dan pihak lain yang memiliki kepentingan menyangkalnya tetapi menurut saya ini sudah jelas. Banyak fakta yang mengarah kesana salah satunya adalah fokus densus dan BNPT yang sibuk mengurusi masalah teror yang dilakukan jamaah islamiyah sedangkan kasus terorisme seperti yang terjadi di papua mereka tidak turun tangan padahal konflik papua yang ditimbulkan tidak jauh lebih meresahkan masarakat khususnya masarakat papua yang sudah lama menginginkan hidup damai dan keluar dari bayang-bayang teror.

 Apapun itu terorisme adalah tindakan kejahatan, dalam islam sendiri tidak diperbolehkan berlaku kasar atau melukai orang yang tidak bersalah walaupun berbeda keyakinan. Ini sejalan dengan konsep Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Perang terbesar dalam Islam sendiri adalah perang melawan diri sendiri yaitu hawa nafsu salah satunya adalah kemarahan yang menimbulkan tindakan yang merugikan orang lain yang tidak bersalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar