Ngapain Ributin Quick Count

Rame banget nie masalah quick count, gara-gara hasil yang berbeda-beda. Padahal kan namanya juga hitung cepat selain data yang diambil hanya sample dan tentu saja dari tps yang berbeda ada kepentingan pemberi dana tentunya itu wajar toh biaya yang diprlukan juga sangat besar.

Lucunya ada juga yang cari sensasi sperti perhimpunan bantuan hukum dan hak asasi manusia (PBHI). Kenapa saya bilang cari sensasi karena yang dilaporkan adalah lembaga yang mengeluarkan hasil quick count yang memenangkan salah satu capres saja. Padahal menurut saya hampir semua lembaga yang mengadakan quick count bermasalah jika acuannya adalah mendukung salah satu capres yang ada.

Menurut saya sih seharusnya nggak usah dibesar-besarkan msalah perbedaan hasil quick count, seharusnya kita fokus mengawal pengumpulan data hasil pemilu supaya tidak ada penyelewengan/perubahan suara. Walau begitu pemeriksaan lembaga pembuat quick count perlu dilakukan untuk menjaga kredibilitas dan kebenaran data yang digunakan.

Tetapi kedepannya harus ada perbaikan supaya quick count tidak dimanipulasi oleh salah satu pihak dan merugikan pihak lain.

Hasil quick count saat ini memang simpang siur, banyak lembaga yang mengeluarkan haasil yang berbeda jauh bahkan berlawanan, tetapi ada hasil resmi yang akan dimumkan oleh kpu dan itu akan menjadi penentu. Jadi nggak usah dibesar-besarkan kita lihat saja hasil perhitungan nasional yang dikeluarkan KPU dan semoga tidak ada kecurangan yang terjadi.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar