Berjualan Lewat Blackberry Messenger BBM



Walaupun perusahaan RIM sedang mengalami kemunduran, bukan berarti Blacberry Messenger atau biasa disingkat dengan BBM redup, turunnya penjualan blackberry tidak menjadi masalah, dengan adanya BBM buat android dan iOS membuat BBM tetap bisa diandalkan buat berpromosi atau berjualan.
Banyak orang yang mengandalkan penjualan hanya bermodalkan BBM, tetapi tentu saja berjualan lewat BBM bukan perkara instan yang langsung laku, ada proses yang harus dilakukan sehingga konsumen memiliki kontak BBM kita. Pengalaman saya, salah satu faktor yang paling penting adalah banyaknya kontak BBM dan tentu saja tidak sembarang kontak BBM tetapi juga harus tertarget.

Permasalahan yang harus kita pahami adalah bagaimana kita bisa mendapatkan konsumen yang sesuai dengan produk yang kita jual, untuk mendapatkannya kita bisa memasang iklan di facebook, blog, toko online ataupun melalui cara offline yang biasa kita lakukan. Pada intinya kita memanfaatkan jumlah kontak BBM maksimal ±2000 kontak (kalo nggak salah). Tetapi seperempat kontak yang tertaget itu lebih baik daripada banyak tetapi hanya sekedar kontak.

Periapan Promosi

Selain mencari kontak yang konsumen yang tertarget kita juga harus mempersiapkan alat promosi kita, katalog harga, poto produk entah itu dari katalog juga photo asli produk yang kita tawarkan, bukti2 bahwa kita adalah produsen yang terpercaya seperti resi pengiriman, ktp dan lain sebagainya.

Promosi Produk

Kebanyakan konsumen tidak langsung membeli produk yang kita tawarkan, adakalanya mereka menunggu untuk beberapa saat memastikan bahwa kita adalah produsen yang bisa dipercaya.

Jangan terlalu sering menawarkan produk secara langsung seperti broadcast, ini justru akan dianggap mengganggu. Solusinya Kita bisa melakukan promo lewat poto profil, maupun status BBM. Terlalu sering BC hanya akan mengganggu konsumen bahkan bisa jadi mereka menghapus kontak kita. Berbeda dengan update poto profil atau status yang menawarkan promo atau hal menarik lainnya yang akan menarik konsumen untuk bertanya.


Terus Belajar

Jangan lupa juga belajar teori / ilmu marketing, kita bisa membaca buku, seminar untuk belajar bagaimana menawarkan produk, juga sebagai motivasi. Selain itu pengalaman adalah guru yang terbaik kita untuk sukses.


Hati - Hati Kena Tipu
Bukan hanya pembeli / konsumen yang rawan penipuan tetapi penjual juga harus hati - hati, banyak kedok kejahatan jual beli online dengan bermacam-macam cara, pengalaman saya pribadi adalah ada pembeli yang meminta barang dikirim terlebih dahulu, atau mengatakan sudah transfer tetapi ternyata belum, dan masih banyak lagi kecurangan yang bisa dilakukan dengan mengatas namakan konsumen.

Jangan Lupa Berdoa
Terakhir jangan lupa berdoa, sodakoh sama zakat penghasilannya ya, ingat didalam keuntungan yang kita dapat disitu ada titipan Tuhan buat orang lain.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar