Mahabarat - Arjuna

Males juga sebenarnya nulis tentang Arjuna, apalagi dia adalah musuh utama dari karakter favorit gue Karna, tetapi arjuna menjadi salah satu tokoh utama dalam mahabaratha khususnya ketika terjadi perang baratayudha. Arjuna digambarkan sebagai tokoh terkuat diantara lima pandawa dia anak ketiga dari kunti, seharusnya anak keempat kalau karna dihitung, sayangnya karna bukan bagian dari pandawa. Walaupun dianggap paling kuat dia tidak menjadi pangeran yang akan mewarisi kerajaan alengka, yudhistiralah yang berhak menjadi raja.

Arjuna adalah anak dari dewa indra dewa perang, keahliannya adalah memanah, dia menjadi murid kesayangan guru drona, dan dianggap paling kuat diantara lima pandawa dan seratus kurawa setelah diadakan pertandingan untuk menentukan siapa yang paling kuat, sayangnya dia takut terhadap karna dan tidak mau melawannya. Karna sendiri harus kecewa karena tidak bisa mengikuti pertandingan tersebut.

Arjuna adalah bapak dari abimanyu, panglima perang termuda pada perang baratayuda, sayangnya abimanyu mati pada perang tersebut, oh ya abimanyu menjadi putra mahkota, nggak tau juga gimana bisa abimanyu menjadi putra mahkota padahal raja sebelumnya adalah yudhistira pamannya bukan Arjuna bapaknya, karena dia gugur dalan perang maka penerusnya adalah parikesit putranya yang juga berarti cucu dari arjuna.

Menurut gue Arjuna tidak lebih hebat dari Karna, walaupun karna gugur ditangan Arjuna, itu terjadi setelah Karna menyedekahkan baju perangnya yang tidak bisa ditembus oleh senjata apapun, ketika berduel Karna tahu bahwa Arjuna adalah saudaranya sedangkan Arjuna tidak, dan masih banyak faktor lain yang membuat karna kalah. oh ya selain itu ada sri kresna dalang didalam wayang itu sendiri yang memihak pandawa jadi Karna terpaksa kalah supaya ceritanya berjalan sesuai dengan kehendaknya.

Arjuna menjadi tokoh paling terkenal diIndonesia setelah gatot kaca kayaknya, dia digambarkan tokoh sakti dan bagus rupa, tokoh playboy yang digilai oleh wanita dan didambakan pria untuk menjadi seperti dia.

1 komentar: